PENINGKATAN KADAR KARBON MONOKSIDA EKSPIRASI PADA PENGEMUDI OJEK PEROKOK DI JAKARTA BARAT

Main Article Content

Authors

Tubagus Muhammad Sya'bani
Rita Khairani
Keywords:
COHb, Merokok, Aktifitas Fisik

Abstract

Text size

Penelitian ini bertujuan untuk menilai adanya korelasi antara kadar karbon monoksida ekspirasi pada pengemudi ojek.Penelitian ini menggunakan desain potong lintang. Responden yang terlibat merupakan pengemudi ojek di Jakarta, berjumlah 170 orang, yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Pengambilan data menggunakan wawancara kuesioner Indeks Brinkman dan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ), serta pemeriksaan COHb dengan menggunakan Smokelyzer. Analisis data menggunakan uji statistik korelasi Spearman. Batas kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan, frekuensi merokok berada pada klasifikasi berat (37.1%). Sebagian besar intensitas aktivitas fisik berada pada klasifikasi ringan (54.1%). Karakteristik kadar karbon monoksida diklasifikasikan menjadi ringan-sedang (26.5%) dan berat-sangat berat (73.5%). Analisis bivariat menunjukan terdapat korelasi positif lemah bermakna antara merokok dengan COHb. (r = 0.347; p = <0.001), dan terdapat korelasi negatif  lemah bermakna antara aktivitas fisik dan COHb. (r = -0.258 ; p = 0.001).

Article Details